Jul 30 2010

mengintip si unik Jailolo

theatre-of-the-sea2

Pagi ini, saya terbangun dengan jiwa baru, jiwa petualang. Mengingat saat ini, saya akan mendapatkan pengalaman baru dalam perjalanan panjangku ini. Kali ini, dalam rangka memperkenalkan potensi seni dan budaya Halmahera Barat, Pemerintah Kabupaten Halmahera barat, Maluku Utara kembali mengadakan Festival Teluk Jailolo 2010 yang akan dilaksanakan pada 26 Mei – 30 Mei 2010.

Jailolo adalah nama sebuah kecamatan di wilayah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), merupakan salah satu kabupaten di propinsi Maluku Utara.

Untuk menuju Teluk Jailolo tidaklah sulit, hanya memerlukan waktu 3 jam penerbangan dari Jakarta menuju Ternate, bisa juga dengan alternatif penerbangan via Makassar atau Manado menuju Ternate. Dari Pelabuhan Dufa Dufa di Kota Ternate, perjalanan dilanjutkan melalui jalur laut dengan menggunakan speed boat selama 40 menit.

Awalnya saya tidak tahu dimanakah letak Jailolo, tapi saya pernah mendengar kesukseskan festival pertama. Colourful sea of Gilolo“, ini adalah festival kedua yang diselenggarakan. Dibungkus dalam sebuah konsep baru pertunjukan, yang diberi nama Theatre on the sea, nantinya pertunjukan akan dilakukan di atas laut. Boleh dikatakan ini menjadi konsep teater yang belum pernah ada di Indonesia bahkan dunia. Selain itu, akan ada sederet kegiatan bahari lainnya, seperti lomba dayung, lomba renang, lomba memancing, lomba menjaring sampah, dan pemilihan duta bahari.

Kota Jailolo berada tepat di lembah Gunung Jailolo. Sesaat sebelum kapal sampai di Pelabuhan Jailolo, telah terlihat dulu gunung yang sudah mati ini menyambut sedikit terlalu awal kedatangan setiap tamunya. Di Jailolo sudah tersedia pula sarana komunikasi telepon seluler. Bahkan selama perjalanan di laut, dua handphone saya tetap dapat menerima sinyal dengan baik dari dua provider seluler besar di Indonesia.

puteri-laut2Sebelum saya melakukan gladeresik Theatre of the sea, saya menyempatkan diri untuk melakukan diving, rasanya tidak lengkap kalau belum menyapa kehiduan dibawah laut. Sangat indah dan terpuaskan saat berada dalam laut Jailolo. Keheningan dan kedamaian yang saya cari setiap kali diving dan memang sudah seharusnya kita sebagai manusia memberi sedikit waktu untuk mempedulikan keadaan alam kita.

Keesokan harinya, saya sangat kagum dan tepukau melihat keseriusan mensukseskan theatre of the sea. Beberapa perahu nelayan, diubah menjadi penghuni bawah laut, hingga panggung “apung” lengkap dengan setting yang menggambarkan biota-biota laut dengan pendekatan realisme sesuai kebutuhan visual yang melakukan gerakan kinetik sesuai aslinya. Unsur seni tradisi Halmahera Barat juga akan menjadi bagian dari pertunjukan Theatre on the sea, seperti musik yanger, alat musik bambu tataruba, menuru dan tarian tradisional khas Halmahera Barat seperti Legu Salai, Sara dabi-dabi, tidak ketinggalan pula Horom Sasadu, acara makan bersama, sebuah kegiatan budaya, sebagai ungkapan rasa syukur atas panen yang melimpah. Satu kata: Spektakuler!

Waktunya santai sekarang, saya juga selalu mencari pantai yang jarang didatangi pendatang. Kembali menjadi anak kecil, bermain pantai, pasir, lari-larian, sampai saya menggambar ikan hiu dengan bulu mata lentik di pasir. Kita dikejutkan oleh pantai Idamdehe, ternyata pantai ini, special, ada aliran air panas. Unik ya..

lolodaSaya pernah mendengar bahwa, di luar Jailolo ini, Loloda memiliki air terjun yang sangat cantik. Dan memang benar, sangat luar biasa melihat karya Tuhan, air terjun langsung mengalir ke laut!! Tidak sabar untuk mendekat, sehingga, langsung saya, ayah, dan teman teman loncat dari kapal dan berenang mendekati air terjun dikawasan Loloda. Berada dibawah tumpahan air terjun, membuatku berpikir sejenak, saya merasa terlahir kembali, semuanya baru, keletihanku terbayar semua melalui semua keindahan ini. Diawali dengan keramahan bupati Halmahera Barat, masyarakat local, diver local non local, dan sapaan alam Jailolo yang memukau.

Pengalaman mengajarkan saya banyak hal, jika melakukan perjalanan ke pulau-pulau kecil, kejarlah matahari terbit, disitulah muncul bersyukur, hari baru dengan semangat baru. Dan pastinya, sebelum berpergian, sebisa mungkin cari informasi sebanyak - banyaknya, sehingga, kita tahu apa yang kita ingin lihat, karna ini berhubungan dengan waktu. Jangan lupa juga, selalu bawa note book dan kamera, untuk menuangkan inspirasi dan menangkap moment penting dari perjalanan tersebut. Cobalah, challenge yourself with a simple trip, there lies happiness!

Happy,

Nadine Chandrawinata

4 responses so far

Jul 23 2010

Wawancara dengan media cetak

huaaaammm

GBU All!!

TERIMA KASIH YA ATAS SUPPORT UNTUKKU SELAMA INI:

Namanya disorot ketika mewakili Indonesia pada ajang Miss Universe  2006 di Shrine Auditorium, Los Angeles, AS. Nadine Chandrawinata,  Puteri Indonesia 2005 ini, belakangan aktif dalam kampanye pelestarian lingkungan hidup.

Sewaktu mengikuti kontes tersebut, dia sempat ”terseleo lidah”. Nadine  lalu menjadi bulan-bulanan sebagian masyarakat. Tentang hal itu, ia  mengatakan, ”Kita belajar dari kesalahan. Semua caci maki saya terima  dengan terbuka. Saya berterima kasih dengan semua respons itu. Ini  membuat saya menjadi tegar.”

Selain menjadi macam-macam duta, dia juga menjadi ”orangtua asuh”  seekor gajah di Taman Safari Indonesia. Disamping bekerja untuk  memengaruhi sebanyak mungkin orang agar peduli kepada kelestarian  lingkungan, gadis campuran Jember-Jerman ini juga menjadi juru  bicara untuk Badan Narkotika Nasional dan Turisme Indonesia.

Nadine juga menjadi bintang iklan dan bermain dalam sejumlah film,  di antaranya Realita, Cinta dan Rock’n Roll dan Generasi Biru.

Nadine, lebih nyaman mana menjadi seorang Duta Lingkungan atau sebagai seorang selebriti?
(Ahmett Sobrie, Rawamangun)

Selebriti (figur publik) bukan status yang saya kejar, tetapi sesuatu yang saya dapatkan dari apa yang dilakukan. Ketika saya melakukan pekerjaan, bukan popularitas yang dicari. Namun, bagaimana bisa bekerja dan fokus dengan apa yang saya tekuni, baik itu dalam akting, modelling, maupun ketika saya mendapat kesempatan menjadi Duta Lingkungan.

Saya sadar, peran figur publik memudahkan saya berkomunikasi dengan masyarakat. Sebagai Duta Lingkungan, saya lebih leluasa mengampanyekan kelestarian lingkungan.

Menurut Nadine, bagaimana pendidikan di Indonesia kini? Sekarang, banyak generasi muda yang memilih budaya luar daripada lokal. Bagaimana mengatasinya?
(Andriani Dwi Hapsari Pertiwi Munaf,  xxx at yahoo.com)

Pendidikan di Indonesia semakin maju dan mengalami perkembangan. Namun, sebaiknya kemajuan pendidikan tak hanya terpusat di kota, tetapi sampai pelosok negeri. Di sini, para pendidik yang berkualitas dan memiliki jiwa pendidik sangat dibutuhkan.
Generasi muda dan budaya bangsa? Saya percaya, adanya pendidikan mengenai budaya bangsa sejak dini akan membuat kita lebih mencintai dan menghargai budaya sendiri. Tetapi, kehadiran budaya asing jangan dianggap ancaman. Jadikan itu sebagai acuan kita untuk lebih mengembangkan potensi budaya sendiri.
Saya yakin, jika kita mau menjadi bangsa yang besar, berarti harus berani berkompetisi di kancah dunia, dengan mengedepankan asas keterbukaan akan adanya perbedaan. Kekayaan budaya kita juga menjadi modal. Tinggal tergantung bagaimana kita menanamkan rasa bangga pada budaya sendiri.

Sebagai Duta Lingkungan, bagaimana Anda bereaksi dengan banyaknya produk tak ramah lingkungan, tetapi menguntungkan secara komersial?(Satrio Riandriyoko, Jakarta,  xxx at yahoo.com)

Kita tak bisa menghindari kerusakan lingkungan dalam semua aspek. Tetapi, kita bisa berusaha sedapat mungkin mengurangi kerusakan itu dan selalu melakukan aktivitas yang ramah lingkungan seperti rajin menanam pohon. Sesekali boleh juga kita ”menghukum” diri sendiri, misalnya dengan tak menggunakan listrik sehari dalam sebulan.

Bagaimana Nadine bisa terpilih menjadi orangtua asuh untuk gajah? Apa kriteria untuk menjadi Duta Lingkungan?(Annisa Priyandita, Tanah Tinggi, Jakarta)

Tak ada kriteria khusus, tetapi saya diberi kepercayaan menjadi Duta Lingkungan dari penilaian masyarakat. Semua yang saya lakukan itu sesuai kepercayaan saya: dari alam untuk alam.
Gajah itu makhluk hidup tertua yang menjaga spesies lain. Dengan membantu menjaga habitatnya, secara otomatis makhluk hidup lain pun terjaga kehidupannya.
Tak ada kebahagiaan tanpa aksi. Inilah kebahagiaan saya, melihat makhluk hidup lain di Bumi mendapatkan hak yang layak untuk hidup.

Halo Nadine, waktu mengikuti kontes Miss Universe 2006 di AS, insiden ”lidah keseleo” sempat membuatmu menjadi bulan-bulanan sebagian masyarakat. Malah ada yang menganggap Nadine memalukan Indonesia. Secara pribadi, marah atau kecewakah Nadine dengan perlakuan itu? Adilkah perlakuan itu, saat Nadine membawa nama Indonesia, justru ditertawakan oleh masyarakat yang seharusnya mendukungmu?
(Arie Paskal Gunawan,  xxx at yahoo.com)

Semua yang terjadi dalam hidup saya, baik itu kesalahan maupun prestasi, adalah proses pembelajaran menjadi manusia yang lebih baik. Saya sempat menyesal mengapa melakukan kesalahan. Namun, inilah cara Tuhan mengajar saya, lewat dukungan keluarga, teman, dan keluarga Mustika Ratu, saya bangkit dan tetap maju.
Semua orang melakukan kesalahan. Kita belajar dari kesalahan itu. Semua caci maki saya terima dengan terbuka. Saya justru berterima kasih dengan semua respons, baik positif maupun negatif. Ini membuat saya menjadi tegar.

Apa yang melatarbelakangi persepsi Nadine berhadapan dengan realitas pelestarian lingkungan di Indonesia? Bagaimana menyebar ”virus” pelestarian lingkungan, khususnya kepada perempuan, dengan tahapan berkelanjutan, tersistematis, tersistem, dan terlembaga, tanpa dana pemerintah?
(Azis Malik, Kompleks DPR RI)

Lingkungan hidup harus menjadi bagian dari kurikulum pendidikan. Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang luas dan baik tentang kelestarian alam. Perempuan itu identik dengan kesabaran dan kelembutan. Dengan memberi contoh dalam kehidupan sehari-hari, seperti membuang sampah di tempatnya dan penghijauan di halaman rumah, itu langkah nyata mengampanyekan lingkungan hidup. Saya yakin hasilnya akan signifikan.

Andai Kak Nadine tak merintis jalan lewat Puteri Indonesia, apakah akan berkecimpung di dunia hiburan atau memilih jalur sosial seperti menjadi Duta Lingkungan? Atau, punya pilihan lain? Terima kasih atas inspirasi Kak Nadine selama ini.
(Christiansimada Sembiring, Yogyakarta)

Saya tak merencanakan menjadi apa. Namun, ketika kesempatan terbuka dan ada jalan meraihnya, saya tak akan menyia-nyiakan kesempatan itu. Saya tak tahu menjadi apa jika tidak berkesempatan di dunia hiburan. Tetapi, satu hal pasti, apa pun karier yang dijalani, saya tetap berbicara tentang pelestarian lingkungan dan bertindak ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Sekarang banyak artis cantik ditawari menjadi anggota DPR atau wakil bupati. Jika ada partai yang menawari, Anda tertarik menduduki jabatan itu?
(Diah Marliati A Soeradiredja, Jalan Bukit Duri Selatan, Jakarta Selatan)

Untuk saat ini saya tidak berkompetensi di bidang itu. Saya merasa akan lebih bermanfaat jika memperjuangkan lingkungan di luar sistem pemerintahan. Namun, tak ada yang bisa memprediksi apa yang akan terjadi dalam hidup kita. Selama itu positif dan kita mampu, tak ada salahnya memperjuangkan dunia yang lebih baik dengan kapasitas masing-masing.

Hai Nadine, selamat atas semua aktivitas positif Anda. Anda bisa menjadi role-model untuk kaum muda Indonesia. Siapa sebenarnya role-model Anda? Mengapa? Kalau punya pilihan, bidang apa yang paling Anda inginkan? Apa yang paling ingin Anda katakan tentang negeri tercinta?
(Farid Badron, Rempoa, Tangerang,  xxx at yahoo.com.sg)

Seperti yang dikatakan Ibu Theresa: ”We can do great things; only small things with great love.” Itulah yang saya lakukan untuk perairan kita. Perairan itu begitu luas, apa yang kita lakukan mungkin hanya setitik kecil. Tetapi, tanpa ”titik” itu, ada yang hilang dari perairan kita.

Nadine, sudah punya pacar? Kapan menikah?
(John Travolta,  xxx at yahoo.co.id)

Ha-ha-ha, saya berhubungan serius dengan seseorang. Tetapi menikah? Saya tak pernah menargetkannya, biarkanlah semua mengalir. Bila waktunya tiba, itu akan menjadi proses hidup. ”Love lasts when the good relationship comes first”.

Kak Nadine, apa yang dilakukan untuk memulihkan nama Indonesia di mata internasional?
(Kenny Liantogunawan, Bogor,  xxx at rocketmail.com)

Semua berawal dari hal paling kecil, membenahi diri sendiri dan menghasilkan karya dalam bidang pekerjaan kita. Saya membuat Pantaskah Aku Mengeluh? dan Nadine, Labour of Love yang dirilis di 24 negara. Buku fotografi itu menunjukkan indahnya alam bawah laut dan memperkenalkan desain perancang busana anak bangsa.

Saya yakin, jika semua warga Indonesia sadar dengan mengubah dirinya lebih dulu, kita akan menjadi bangsa besar dan dihargai dunia internasional. Stop menyalahkan orang lain, mulailah mengoreksi diri kita.

Dari semua tempat di Indonesia yang pernah dikunjungi, mana yang berkesan dan menurut Nadine, ”wajib” dikunjungi?
(Kristanto, Banjarmasin,  xxx at gmail.com)

Setiap daerah itu unik dan beda. Keindahan itu berbeda, tergantung persepsi manusianya. Sulit bagi saya untuk menentukan mana yang terfavorit. Indonesia memiliki keindahan alam luar biasa, baik di darat maupun di laut. Apalagi ini pun didukung kerajinan, kesenian, dan tradisi masyarakat lokal.

Apa pendapat Mbak Nadine tentang eksploitasi hutan di Kalimantan? Bagaimana langkah konkretnya? Kalau sudah berkeluarga kelak, ada pengaruhnyakah pada kontribusi Mbak terhadap lingkungan?
(Werdi Agung Suwargono, Cilacap)

Kita perlu hukum yang ramah lingkungan. Untuk mengatasinya, perlu penerapan hukum (yang tegas), pengawasan ketat dari aparat terkait, dan kontrol sosial masyarakat serta media massa. Kelak, saya akan tetap mengajarkan ”hukum alam”, apa yang kita lakukan akan berbalik lagi pada kita.

Nadine, Patih Laman, pemimpin Suku Talang Mamak, Indragiri, Riau, menyerahkan kembali Kalpataru 2003 kepada pemerintah karena jerih payahnya musnah oleh illegal logging dan perkebunan sawit. Adakah program khusus menyikapi tragedi itu?
(Winardi, Kuansing, Riau)

Penghargaan Kalpataru itu hasil jerih payahnya memperjuangkan alam kita. Sayang, penghargaan itu dikembalikan, sebab sekecil apa pun usaha kita, haruslah dihargai. Ini amat berarti untuk keseimbangan alam.
”Semakin tinggi pohon, semakin kuat embusan anginnya”. Kita tak bisa menutup mata, masih banyak masyarakat yang melakukan illegal logging. Untuk itulah kita sebaiknya menyadari, manusia itu bisa menjadi penghancur atau penyelamat dunia. Pilihan ada pada diri sendiri.

TERIMA KASIH YA ATAS PERTANYAANYA…

SMILE;

nads..

7 responses so far

Jul 07 2010

JENDRAL IKAN

Jendral Ikan

The way is not in the sky, but the way is in the heart”, itulah pegangan hidupku untuk laut. Saya ingin melihat lautku bersih, dan salah satu cara untuk menyuarakannya adalah kita harus mengenal laut kemudian berbicara. Saya memilih olahraga diving untuk mendekatkan diri pada laut. Kali ini, saya berencana diving ke rumah keduaku, Lembeh, Sulawesi Utara. Selain keindahan alam yang memukau, saya selalu disambut hangat oleh keluarga Bastianos Diving Resort. Gaya Bastianos resort adalah tropis bungalow kayu tradisional tepat didepan laut(Beachfront), atau di lereng bukit dibawah pohin rindang tinggi(Hillside), dilengkapi dengan perpustakaan hidup kelautan, billiar gratis, massage service, dan sebagian besar memiliki pemandangan alam yang alami. Alangkah beruntungnya, setiap kali ke Lembeh, saya ditemani teman baik saya, Candy dan Alan. Mereka berdua, yang memperkenalkan keindahan bawah laut.  Tidak pernah ada kata bosan , setiap kali berada di Lembeh. Melihat luasnya laut, menikmati suara ombak, menatap bintang bertaburan, dan pastinya mendapatkan ketenangan saat menyelam.

Menurut saya, sangat mudah untuk mencapai tempat  relax seperti pulau Lembeh ini. Tapi, jangan lupa, sebelum melakukan dive trip, kita harus cari informasi keadaan iklim setempat. Biasanya, pada bulan Juli-Agustus itu, suhu air bisa sampai 26 celcius, bulan-bulan lain di sekitar 28 celcius. Kenapa harus tahu, karena nantinya akan berpengaruh pada ketebalan wetsuit yang akan kita pakai. Sekarang saya berangkat bukan Juli akhir, oouu… tanda-tanda kedinginan!. Dengan pesawat, dari Jakarta- Manado membutuhkan 4 jam. Setelah dari kota utama, Bitung dapat dicapai oleh mobil (1-1 ½ jam tergantung lalu lintas). Bitung adalah pelabuhan yang sibuk serta penuh dengan kontainer dan kapal nelayan. Kurang lebih 5 menit, menggunakan kapal nelayan, saya sudah sampai di Pulau Lembeh, pulau relaxku..!

​Tidak pernah lepas kameraku untuk menangkap kehidupan penghuni laut. Lembeh, salah satu daerah yang kaya akan keanekaragaman laut di dunia. Sekarang menjadi tujuan populer untuk menyelam pecinta semua makhluk besar dan kecil. Sepanjang selat 12 kilometer yang dikemas dalam jumlah tak terhitung makhluk langka: octopuses, frogfishes, nudibranches, shrimps, dan seahorses- dan lebih dari 40 situs menyelam pada daratan Sulewesi Utara.  Terlalu indah untuk dilupakan, terlalu egois bila dinikmati sendiri.

15feather-star-and-porcupinefishSesampainya disana, saya langsung keluarkan peralatan diving, lumayan nyicil jatah diving. Saatnya menjadi  “jendral ikan!”. Yang selalu mencuri perhatianku saat menyelam adalah si pemalu boxfish. Selalu antusias untuk bertemu si culun boxfish, dan tentunya sabar menunggu boxfish menjadi model dalam fotoku. Sifat waspada dan penakutnya, sangat indentik pada ikan pemakan spons, krustasea dan moluska. Boxfish merupakan ikan kecil yang lucu yang benar benar terlihat seperti sebuah kotak.  Ikan ini berenang sangat lambat, tetapi keunikannya adalah mereka mampu mengeluarkan racun yang mematikan ketika mereka berada dalam bahaya. Mereka dapat ditemukan terutama di dekat terumbu karang di lautan. I fallin’ in love with my boxfish!.  Mata sudah tidak bisa ditolerir, aku mengantuk, waktunya ke dunia mimpi!

11anemoneSelamat pagi laut!!! Itu seruanku setiap kali turun dari tempat tidur dan berjalan kearah teras. Kebetulan saya dapat kamar sisi beachfront, yang hanya beberapa meter dari laut dan selalu dapat elusan angin laut, tentunya cahaya terbaik di Lembeh. Juaraaa!!.  Siap-siap diving tapi saya tidak mau melewatkan makan pagiku, roti selai kacang dan kopi hitam, enak!

Seperti biasa, saya duduk ditepi pantai sambil menunggu kapal disiapkan. Saya melihat banyak yang melakukan snorkeling, karang drop-off hanya sekitar 40 meter dari sisi depan Bastianos resort. Rasanya lega sekali, melihat tamu lainnya semangat bermain laut lalu sadar betapa indahnya alam bawah laut Indonesia kita. Semakin banyak orang sentuh laut, semakin mudah kita lestarikan laut. Terlalu indah untuk dirusaki, betul nggak?

Memang Lembeh sudah sangat dikenal akan dunia fotography makro serta mahkluk ajaib yang ajaib dan aneh. Setiap dive spot mempunyai ciri kas dan karakter. Begitulah asal mulanya penamaan akan dive spot. Dive pertama saya dilakukan di Nudi Falls, pasir abu abu dengan kedalaman kurang lebih 25 meters. Saya menemukan nudibranchs, pgymy seahorses, frogfish, mantis shrimps, dan bertaburan soft corals. Saya cukup lama saat memotret mantis shrimps, udang yang selalu sibuk keluar masuk rumah, matanya menjadi radar bagi hidupnya. Lucu!. Tapi, diving pagi ini, saya dapat tamparan yang luar biasa, langsung melek dan bangun saat turun untuk menyelam. Dinginnnn!

Kemudian dive kedua, kita memilih dive spot di Hairball, pasir hitam,  dive spot ini dikatakan menyelam kotoran( muck diving). Saya sempat mengamati cukup lama si octopus ini. Teman divers saya, Alan, mencoba mendekatinya, dan saya menemukan keindahan dalam kepanikan. Octopus tersebut berubah warna menjadi lebih gelap, menandakan bahwa dia merasa terganggu dan mulai marah. Saya hanya geleng kepala, melihata kelakuan manusia satu ini dan si octopus. Selain octopus, saya juga disapa oleh si mata besar  cardinalfish dan berbagai macam crustaceans. Tetapi saya kurang beruntung, zebra crabs tidak ditemukan, padahal saya penasaran sekali dengan crab itu.

Kemudian di Angel’s Window,penyelaman ketiga ini adalah favorit dive spot saya, bisa dikatakan pgymy seahorses world. saya menemukan sekurang – kurangnya 5 spesies pgymy seahorses yang berbeda. Ternyata susah sekali memotret si model tipis ini. Dengan karakter pemalu dan monogami, membuat aku semakin sabar untuk menunggu momment yang tepat sambil menunggu arus lewat.  Tingkat kejernihan sangat baik, dan kurang lebih dari 25 meters , kita sudah bisa menemukan “window “ yang digantungi crinoids dan featherstars. Saat itu pula, kita disapa kembali oleh snappers dan jacks fish yang sekitarnya dihiasi dengan coral reef.

Setelah melakukan 3 kali diving bersama Instructor Mr. Donny, saya dimanjakan dengan hangatnya air panas dan hidangan makanan laut yang segar dan higienis. Mulai dari ikan, udang,  kangkung, sup jagung, ayam, dan dimasak dengan berbagai macam bumbu.  Hari terasa sempurna karena langit cerah, visibility cukup baik, dan ditutup dengan makan malam yang lezat. Malam ini, malam yang panjang, selain sadar bahwa Lembeh adalah salah satu tujuan wisata laut yang penuh dengan keunikan, yang mana, sangat dikenal sebagai kaya akan mahluk eksotis menyelam dan surga makro nyata, lalu, setiap menyelam selalu menawarkan kesempatan untuk meneukan spesies baru , tersadar, saya menjadi orang yang paling beruntung. Saya masih bisa menikmati keajaiban karya Tuhan.  Okeh karna itu, kita, adalah pejuang bagi laut kita. Bukan hanya divers yang terganggu bila corals tertutup akan sampah, tapi bagi penghuni lautan, itu bagian ancaman hidup terbesar, karna rumahnya hancur oleh kerakusan kita! . “ my eyes are an ocean in which my dreams are reflected”.

dewi<img src=”http://nadinechandrawinata.blogdetGoblue, friend!
nads!

10 responses so far

Jul 07 2010

JAILOLO, Halmahera Barat

puteri-laut

COLOURFUL SEA OF GILOLO, Festival Teluk Jailolo 2010

Tema pertunjukan adalah kekayaan dunia bawah laut yang dipadukan dengan kekayaan budaya nusantara, terutama budaya lokal, dan kontemporer dalam bentuk theaterikal dramatik dengan obyek perahu- perahu yang dibentuk menyerupai biota, didukung dengan efek musikal yang akan menjadikan sebuah pertunjukan spektakuler yang belum pernah ada. Beberapa perahu membentuk konfigurasi panggung apung. Seluruh wilayah teluk baik darat maupun laut akan disetting dengan tema keindahan dunia bawah laut yang penuh warna, sehingga seola-olah kita merasakan sensasi keindahan bawah laut. Bintang Tamu Nadine Chandrawinata yang merupakan icon diving indonesia turut meramaikan pementasan ini dengan didukung 360 orang pemain teater & seniman tradisional Maluku Utara, pertunjukan itupun menjadi pengalaman pertama. Pengalaman yang menantang karena mereka bukanlah seniman. Ada petani, nelayan, dan banyak pula yang masih berstatus pelajar.

theatre-of-the-sea1

Lokasi: Jailolo - Halmahera Barat.

Salam: TRIS

Mau tahu lebih cerita pengalamanku selama seminggu di Jailolo?

tunggu… tanggal saya mengetik :)

No responses yet

Jul 07 2010

KRISIS AIR

DOW LIVE EARTH RUN FOR WATER
POEM by Nadine Chandrawinata

KRISIS AIR by SLANK
SLANK ALBUM: JURUS TANDUR no. 18

Air.. Air..Air

Ember kosong mencuri tenang dari tidurku
Lagi-lagi, bingkai mimpi kehilangan satu sudut
Percuma aku bangun, yang kulihat hanya bumi menangis sendu…

Air berteriak sampai kering
Detak jantung hutan berhenti, ditusuki ranting kering
penyakit datang, berakhir kematian…,
bukan karna perang tapi langkanya air bersih.

Kotori saja bumi kita!! biar senang puaskan diri sendiri!!
Habiskan sumber mata air kita..!!,buat cepat dunia binasa!!
..Apakah itu keinginan kita..?

Apa yang telah kita lakukan pada bumi kita?
Sampai kapan..?

Aku butuh nafas untuk berhati bersih
bumi rindu penyelamat air kehidupan, apakah anda penyelamat itu?

Ayo beri “air “pada anak cucu,tapi bukan..air mata..

Hope,
Nadine Chandrawinata.

No responses yet

Jul 06 2010

PERGI JAUH

Pergi jauh
Johmson, 2010

Bendera putih berkibar
Aku mulai nyerah dengan jarum jarum dunia
Aku pilih mundur, ambil ransel dan pergi

Ikuti arah air cinta mengalir
Yang mana paling baik buat kita
Aku pilih mundur, bawa cerita dan pergi

Meski terlihat lemah, bahkan sangat layu
Tapi aku ikat cinta kamu, dalam bayangan

Mundur dalam nyata. Bukan berarti aku melupakan kamu
mundur dalam rasa, Bukan lupa rasa mencintai kamu

Aku mundur 3 langkah, buat kamu bebas berjalan
Biarlah aku pergi jauh ,lepaskan aku.

Pergi jauh,.pergi jauh…
Lepaskan aku pergi jauh..
Jauh…pergi jauh…

far away,
nads

3 responses so far

May 09 2010

Hari tenang

O8 May 2010

tidak terasa, usiaku sudah bertambah lagi hari ini, bersyukur pada Yesus, diberikan semua keindahan dalam dunia ini. dihari yang sama, adikku, Marzel lulus dengan IP yang baik dan keluargaku, mama papa, Mischa datang semua.thank you juga untuk lucky, sudah bantu menangkap momen penting dengan kameramu.. Bahagia di bulan harapan…

mailTerima kasih untuk semua temanku yang selalu mensupport aku, thank you ya kejutannya,,, senangnya,,, dan terima kasih juga untuk anak didik alh. Ibu Edo, saya dapatkan senyum tulus dari mereka semua. Makan siang bersama, naik kopaja, lalu bersenda gurau di sirkus, menjadi hari yang special. Saya melihat mereka punya semangat tinggi dalam menjalani hari demi hari. Dengan mengumpulkan sampah Jakarta, mereka punya cita cita yang tinggi dan tetap memiliki keinginan untuk belajar bersama demi sesuap ilmu pengetahuan. Doa dan dukungan besar dari keluarga, ikan, puput, keluaga Safari membuat hariku special

Benar benar menjadi pelajaran hidup untuk saya. Kembali berpikir, introspeksi diri , apa yang telah saya lakukan dalam setahun kemarin. Apakah yang saya lakukan sudah menjadi terang dan gelap bagi orang lain? Apakah saya masih terlalu egois dalam hidup ini? . Iya, saya adalah manusia egois.

Maaf dan terima kasih adalah dua kata yang sangat mudah diperkatakan tetapi sangat sulit untuk diucapkan. Tetapi, saya selau mencoba untuk menjadi orang yang lebih baik lagi.

Arigato,

Nads

24 responses so far

May 09 2010

harapan pagi

25 maret 2010

pagi hari..
Burung bernyanyi, bunga warna warni
Seperti hatiku menari di atas

Hati tenang ingin disapa
Burung melayang antara bendera doa
Bunga harum memberi aroma bahagia
Menjadi cinta dalam persabahatan
Selusin ucap rindu terbang jauh

Ranting kering terlilit erat
Menjerit sakit hingga goresan luka
Taali harapan putus…jati diri retak
terseret sepi tergulung dosa tanah
Jam metamorfosa mundur, kembali aku bagai ulat pendusta
Kapan aku lahir tuk kedua kali layak kupu2 berlentik indah

harapan menjadi semangat dipagi hari..ku..

 

hope,

nads

One response so far

Mar 26 2010

INDIA-NEPAL

SAGAR MATHA

Emil Heradi (director)
Abdul Manaf (producer)
Damas Cendekia (screenplay)
Anggi Frisca (DP)
Angela Halim (art)
Budi Setiawan (Behind the scene)
Sutan Siagian (sound)
Antoinette Louise (wardrobe)
Ranggani Puspandya (talent)
Nadine chandrawinata( talent)

14 MARET 2010- 08 APRIL 2010

Sebuah Perjalanan adalah pengalaman hidup dengan segudang cerita. Dan sekarang waktunya!Persiapan 3 minggu di Indonesia membuat kita semua lebih siap dan bersemangat backpacking ke belahan Asia. Dari reading, berkemah di curug Cijalu, sampai urus visa India, sudah kita urus smua. Time to go..!

Di Calcota, kita menginap 2 malam. Sesampainya disana, kita naik taxi( kalau di Jakarta seperti bajay).seruu skali, karna taxi disini, tidak ‘mengenal’ lampu sign kiri kanan. Hahaha, sepertinya terbentuk budaya klason dan rem dadakan. Luar biasaa..
Kita sempat ke victoria memorial Park dan makanan rata2 bercurry. Sangat menyenangkan..

victoria-memorial-india

Hari berikutnya ke Varanasi, berhubung kita naik kereta sehingga perjalanan membutuhkan 8 jam. Karna semua kecapaian, jadi kita tidak terlalu peduli orang lalu lalang setiap kali kereta berhenti di tiap kota, yang penting skrg, merem dan tidurr.. Tapi untung ada abang Abdul, yang selalu mengawasi kita. Thank’s Abdul!

sungai-gangga11

Aku suka sekali Varanasi,dimulai dari karyawan Yogi Gangga Hotel yang sangat ramah sampai keindahan sungai Gangga. Budaya, ritual,tradisi,bangunan tua,habit masyarakat lokal,semua sangat tampak disini. aku tidak mau mengedipkan mata terlalu banyak,takut ada yang terlewatkan,hihihi..

Sekarang aku sudah sampai di Nepal. Kita naik bus selama 12 jam, tapi sempat berhenti, istirahat di Sunauli.

Wauuuuuu… I love Kathmandu,Nepal. Daerah unik ini dibicarakan banyak  orang.  Percampuran ras dan kepercayaan dari India, Nepal, Chinese, Mongol, Tibet ada di Kathmandu. Ciri khas asecoris Nepal adalah perpaduan warna dengan bentuk yang ethnic. Selama 2 minggu kurang, kita sudah keliling Nepal sambil shooting. Mulai mengenal Nepal melalui interaksi dengan masyarakat lokal. Dari mengajar anak anak, ke Boudhanad Temple, Mongkey Temple, Swayambunath, sampai bertukar cerita dengan turis mancanegara.

Perjalananku belum selesai. Masih 2 minggu lagi, kita masih harus ke Pokhara kemudian ke Annapurna Trekking Circuit untuk menyelesaikan perjalanan ini, mendaki kaki Himalaya.

Sampai disini dulu ya,
Nads..

18 responses so far

Jan 20 2010

Danke, BLOGDETIK & SEAWORLD ceria!

ANCOL, Jakarta

16. January. 2010

Selamat pagiiii……

upppsss…. huahuahua,…tampaknya aku kesiangan ya bangunnya, kaget bangeth pas lihat  sudah jam 11 siang sajah loh,, upppsss,,, harap dimaklumi ya, teman deketku baru merayakan ulang tahun tadi malam.. dan masih sedikit kecapean dengan kerjaan aku… hehhe, tapi tenang, aku janji bertemu dengan team blogdetik , vino dan tina jam 14.00.. yeii, mandi kilat!

selamat siangggggg…hahahha… sapaanku pada semua yang menunggu aku,, hehhe,, maaf yaaa sudah menunggu, hahha.. ehm..minta izin dulu ya, makan siang… 5 menittt aja,, hihihihi, jadi nunggu lagi de, skali skali, kita kerjain dari blogdetik, mas marwan n mas karel,peace!

yup,, MARI KITA MASUK!

selamat datang di dunia ikan, teman… bersahabatlah… senangnya melihat kedua teman baruku mengenal dunia baru… apalagi mas marwan dan mas karel… yang awalnya takut tuk lebih dekat dengan penyu, pari, shark, eh… keasikan dech, sekarang sudah brani pegang, tapi tetap dapat pengarahan dari Seaworld, mas Teddy informasi akan ikan tersebut. leganya ketika aku lihat semua orang mendapatkan kesenangan dari alam ikan..

vindintin11

artinyaa…….. hehhehe, sudah siap untuk lebih dekat dengan dengan dunia ikan, DIVING time!!! pelajaran pertama, sebelum diving, yang pasti harus tahu alat diving nya, karna itu jadi insang kita saat menyelam. kedua, keseimbangan saat menyelam, dan ketiga, hilangkan ketakutan kita akan ikan besar, gelap, dan dalam.. saat diving, tertawa terus aku, bener bener dech si rempong man tetep rempong saat menyelam,.. bisa bisanya dia ketarik sama penyu hijau,hahhhaha, tidak sengaja sirip dia masuk ke regulatornya vino terus pas si penyu berenang keatasm si rempong man ikut naik loh,,huaau, kayak harry potter..

nachh.. si tina, lain cerita… dia sudah asik sendiri, samapai tidak sadar pas diving, eh, dia sudah dipermukaan..hmm..keliatannya ada yang lupa buang nafas nich.. dan aku tertawa geli ,hhihihiih,  aku lihat ada tukang pijit di dalam aquarium besar seaworld ini,..huuahaa..tinnaa, kram kakinya,… jadi dia duduk sebentar dan dilemaskan pergelangan kaki kirinya..

vindintin2

setelah diving,  biasa, kumat penyakit diver, LAPARRRRR…. so, kita makan di jimbaran .. tempatnya nyaman, terbuka, nuansa Bali… kapan ya, mas marwan..kapan ya kita buat acara diBAli..hehhehe… lagi ngerayu ni…

hari yang panjang ditutup dengan cerita yang indah … semua diawali dari kepedulian yang sama akan alam kita, lanjut dengan perkenalan berakhir dengan persahabatan yang tulus.

Terima kasih kepada blogdetik dan  semua bloggers yang sudah mendukung “NADZ HOPE BLOGGING CONTEST”,  berkat bantuan kalian semua, aku lega bernafas karna alam sudah bisa sedikit tersenyum..

vindintin41

smile,

nads nads

NB :

ini aku kasih juga video saat kita lagi diving …..

nah kalo yang ini rekaman saat ngobrolin kesan-kesan kita bertiga ….

6 responses so far

Next »