Jul 08 2009
CONTRENG of CHANDRAWINATA
dipilih..dipilih… presiden kita…
uppsss.. salah….
Mari kita gunakan pilihan kita untuk INDONESIA KITA!, nach itu lebih mantap!
hari Rabu,08 Juli 2009 pukul 10.30, kita keluar rumah jalan kaki, menuju ke TPS 053 untuk menggunakan hak pilih kita sebagai warga negara yang baik. ” dari satu pilihan untuk keutuhan satu negara!”, itulah pernyataan yang membuat kita yakin , bahwa suara kita sangat berharga untuk INDONESIA. Siapapun yang terpilih nantinya, pastinya itu yang terbaik. Dan rakyat pastinya akan bersuara terus, minta pertanggung jawaban apabila sang presiden sedang ‘otak buntu ‘ dan menjadikan dirinya… “Sang rakus; KETUA HAMSTER”.
Tiap tahun semakin terlihat semakin “elegan atau rumit” ya… Sempat, menggunakan paku dan harus mencoblos, ada yang bilang terkesan menunjukkan kekerasan, akhirnya kita gunakan pulpen / spidol yang lebih cerdas. Tapi, untuk pemikiran saja, bagamana dengan di kampung-kampung, yang mana, setiap ada pemilu masyarakat menyebutnya ada “coblosan” dan bersikeras tetap nyoblos.semakin pusing bukan… hahahhaa…
Menurut aku, pemilu merupakan pesta demokrasi di negeri ini yang sudah barang tentu masyarakat musti ikut andil di dalamnya, artinya suara yang diberikan sah, bagaimanapun caranya asal tujuan tercapai dan mempermudah masyarakat dalam memberikan hak suaranya, selesai!!
tapi ingath, perubahan itu penting, karna semua itu berkembang mengarah kemakmuran negara. tidak gampang loh mengatur 33 propinsi di Indonesia.
Suara,
Nads
7 Responses to “CONTRENG of CHANDRAWINATA”
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.

Brsuara sgt gampang..,tp kita jarang brsuara dgn lantang!
Kalo aku…. selalu pilih yang di - TENGAH - biar seimbang! he he he ^_^
Keliatannya aku tahu apa yang kamu pilih superyoss!hahaha.thank u ya!
smoga hanya 1 putaran saja, supaya tidak terjadi kekosongan kekuasaan.
jangan brburuk sangka dong…..heheheh tapi menyadarkan orang sadar lebih susah dari pada menyadarkan orang tidak sadar
Mbak Nadine, aku gak nyoblos krn prosedur administrasinya terlalu ribet……
Hmmm, contreng… membosankan. Hanya pesta yang tidak berguna dan terlalu dilebih-lebihkan.
Salam revolusi romansa,
Lex dePraxis
Unlocked!