Nafas Dalam Air

25 Oct 2010

rajaampat5119 October 2010,

WAIWO, Raja Ampat

Pertanyaan besar, sesulit itukah kita berada dipelukan raja ampat?

Haruskah diawali dengan bermimpi 2 kali di FakFak dan Ambon?

Padahal hanya butuh 2 jam untuk menyebrang…

Mestikah kita dengar dulu aduan mulut, baru si Marina Express 3B boat laju?

Satu lagi, mengapa titik indah selalu berliku liku?

Itu keluhanku setelah 4 hari diraja ampat..

Semakin malam semakin dingin, bulan penuh tertutup awan mendung

duduk bersama di dermaga satu lampu kecil, menunggu datangnya sinyal.

Terhipnotis suasana, aku mulai merenung lalu menulis, rahasia raja ampat yang tertangkap olehku…

Dalam progam Aku Cinta Indonesia (ACI), pihak detik.com memberikan pintu ajaib bagi si ransel merah, hitam, dan kuning. Tiap malam beda kota, dari sorong, fakfak, ambon, dan sekarang. Waktunya kita buka kotak keindahan raja ampat dengan bekal kunci buku panduan ACI.

Kepulauan Raja Ampat terletak di jantung pusat segitiga karang dunia (coral triangle), yang mana keunikan species kurang lebih 1.104 jenis ikan, 669 jenis moluska, dan 537 jenis hewan karang. Kita juga bisa menikmati kedasyatan alam lain seperti hamparan padang, hutan mangrove, dan pantai tebing berbatu yang indah.

Kepulauan Raja Ampat merupakan bagian provinsi Irian Jaya Barat yang pusat pemerintahan berada di Waisai, distrik Waigeo Selatan, sekitar 36 mile dari kota Sorong. Dari sini, kita bisa menyebrang untuk ke 4 pulau besar dari kepulauan raja ampat. P. Misol,P. Salawati, P. Baranta, dan P. Waigeo.

rajampat52Dari Waisai, kita langsung menggunakan speed boat menuju Waiwo, hanya 5 menit, kita sudah sampai Raja Ampat Dive Resort. luar biasa resort ini, selain mengambang mengikuti tinggi permukaan laut, dermaga berwarna biru kuning ini seperti red carpet yang mengarah dalam hutan.

Kamar dengan sudut yang luas, dibingkai oleh kayu, terasa hangat dan menyatu dengan alam. Malam yang tidak pernah sunyi oleh nyanyian burung, jangkrik, katak, kumbang, dan juga jejak dari ular, kuskus, tupai, sampai kucing pun ada. Huaaa,,, ngantuk…

rajaampat1a1Selamat pagi… Sudah jam 8 pagi, dibuka dengan roti stawberry, mie goreng, dan kopi hitam plus suara ombak, memang suasana sarapan yang tenang membuat hariku lebih seru. Let’s go to dive!

Dive spot perdana adalah mioskon di pulau Mios Kuan, Hanya 10 menit! Peralatan perang diving cek! kamera cek! stick bintang cek! Nyemplung…Tidak habis pikir, saya langsung disapa dengan si malas wobegong shark yang panjangnya 3 meter. Eitss, hati hati, ambil foto jangan terlalu dekat dengan mulutnya, Hap, langsung ditangkap nanti kau!

Dive hari berikutnya di Manta point (P. Arborek), Cape kri ( P. Kri), Sardin reef (P. Koh), Blue Magic (dekat P. Kri), Mike’s point (P. Gam) dan semua dive spot jarak tidak lebih dari 20 menit. Aku hanya bisa menggelengkan kepala, kok bisa ya semua ikan ga normal (ukuran besar*) arisan terus di Raja Ampat? Dari Wobegong shark, Manta, Blacktip shark, Moray, Turtle, Crocofile fish, Barracuda, Giant pufferfish, Giant sweetlipfish, scooling sarden, Garden eels, Lizard fishes, Stonefish, Groupers,Parrotfishes, Snappers, Triggerfishes, Angelfishes, Surgenfishes, Damselfishes, Bannerfishes, Butterfishes,Goatfishes, walahh…. Bisa bisa 3 bab ni.. Pokoknya banyak dech..

Benar benar damai berada dalam surga laut. Sangat jernih, sesak oleh penghuni laut, dan padatnya terumbu karang, membuatku tidak mau naik ke daratan lagi, kapan kamu berikan aku insang, ikan?

rajaampat2Fish,

Nadine Chandrawinata


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive